KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Hukum

Polsek Kalianda Jaga Kondusivitas Wilayah di Bawah Kepemimpinan Iptu Sulyadi

Avatarbadge-check


					Iptu Sulyadi, Kapolsek  Polsek Kalianda Kabupaten Lamsel
Perbesar

Iptu Sulyadi, Kapolsek Polsek Kalianda Kabupaten Lamsel

StoryTime.Id, Lamsel – Di bawah kepemimpinan Iptu Sulyadi, Polsek Kalianda, terus menunjukkan kinerja positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kecamatan Kalianda Kabupaten Lamsel  dan sekitarnya.

Berbagai langkah preventif dan pendekatan humanis yang dijalankan selama beberapa bulan terakhir berhasil menekan angka gangguan Kamtibmas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pendekatan Humanis dan Respons Cepat

Sejak menjabat sebagai Kapolsek Kalianda, Iptu Sulyadi menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan sahabat warga.

“Polisi harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar aparat yang hadir setelah kejadian,” ujar Sulyadi.

Melalui program door to door system, patroli malam, hingga kegiatan sosial seperti bakti religi dan pengamanan event masyarakat, Polsek Kalianda berupaya menjaga kedekatan emosional dengan warga.

Hasilnya terlihat nyata — laporan kriminalitas menurun, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor dan kenakalan remaja yang sebelumnya cukup tinggi.

Inovasi Program Kamtibmas

Selain peningkatan patroli dan pengawasan, Iptu Sulyadi juga menggagas program “Polisi Hadir di Setiap Sudut”, yakni kegiatan patroli dialogis ke titik-titik rawan pada jam-jam tertentu.

Program ini membuat anggota Polsek Kalianda lebih responsif terhadap situasi di lapangan, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

“Pendekatan kami sederhana — hadir, dengar, dan tanggapi cepat. Dengan begitu masyarakat merasa terlindungi,” ungkapnya.

Selain itu, Polsek Kalianda juga aktif melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah dan kelompok pemuda untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan balap liar.

Dukungan Masyarakat Kunci Keberhasilan

Tokoh masyarakat Kalianda, H. Darmansyah, menilai kehadiran Iptu Sulyadi membawa suasana baru di lingkungan kepolisian setempat.

“Beliau cepat tanggap, sering turun langsung ke lapangan, dan terbuka pada kritik. Itu yang membuat warga nyaman,” ujarnya.

Keaktifan anggota Polsek dalam kegiatan sosial seperti pengamanan pasar, Jumat berkah, dan kunjungan ke rumah duka juga memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat.

Komitmen Lanjutkan Kolaborasi

Iptu Sulyadi menegaskan bahwa menjaga situasi Kamtibmas tidak bisa dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan perlu dukungan semua pihak.

“Kami mengajak masyarakat terus aktif melapor bila ada potensi gangguan. Kolaborasi ini penting agar Kalianda tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dengan kombinasi strategi preventif, pendekatan humanis, dan koordinasi lintas elemen, Polsek Kalianda di bawah kepemimpinan Iptu Sulyadi kini menjadi salah satu polsek dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi di wilayah Lampung Selatan.

Editor: Redaksi, StoryTime.id

 

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Bulog Lampung Selatan Sembelih 10 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

28 Mei 2026 - 09:24 WIB

Kapolres Lamsel Pimpin  Penyembelihan 10 Sapi dan 2 Kambing Kurban untuk Masyarakat

27 Mei 2026 - 06:46 WIB

Sanggar Beach Serahkan Mobil Pengganti kepada Korban Pencurian Kendaraan

26 Mei 2026 - 23:35 WIB

Wujud Pemasyarakatan Humanis, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan Sosial untuk Tahanan

25 Mei 2026 - 12:30 WIB

Gedung Dewan Kesenian Lampung Selatan Rusak dan Terbengkalai, Komitmen Pelestarian Budaya Dipertanyakan

25 Mei 2026 - 01:59 WIB

Story Trending Berita