KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Rp57 Miliar Proyek Jalan-Jembatan Lampura Belum Bergerak, Tender Masih Tertahan di Barjas

Avatarbadge-check


					Poto: Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Lampung Utara, Iko Erza Haritius, Perbesar

Poto: Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Lampung Utara, Iko Erza Haritius,

StoryTime.id — Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp71 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan pada tahun 2026.

Namun hingga akhir Juni, sebagian besar proyek tersebut belum juga berjalan karena proses tender masih tertahan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas).

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di berbagai wilayah Lampung Utara.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Lampung Utara mengaku seluruh dokumen dan persyaratan administrasi untuk proses lelang telah lama diserahkan. Namun hingga kini belum ada perkembangan berarti terkait pelaksanaan tender.

“Semua berkas sudah kami serahkan. Sudah sekitar tiga minggu berada di Barjas dan sampai sekarang belum masuk proses tender.

Tinggal menunggu kapan tender dimulai,” kata Kepala Bidang Bina Marga SDABMBK Lampung Utara, Iko Erza Haritius, saat ditemui di kantornya, Senin (22/6/2026).

Nilai proyek yang belum bergerak mencapai Rp57,4 miliar. Anggaran tersebut merupakan porsi terbesar dari total alokasi pembangunan jalan dan jembatan tahun 2026 sebesar Rp71.132.254.836.

Dana itu direncanakan untuk membiayai sejumlah proyek strategis, mulai dari pemeliharaan berkala Jalan Bumi Agung-Papan Rejo di Kecamatan Abung Timur, Jalan Sidomukti-Bumi Restu di Abung Semuli, Jalan Subik-Ogan Jaya di Abung Tengah, hingga Jalan KS Tubun di Kotabumi Selatan.

Selain pemeliharaan, terdapat pula proyek peningkatan dan pembangunan jalan baru seperti ruas Simpang Limus-Bumi Nabung, Bukit Kemuning-Simpang Asem hingga perbatasan Way Kanan, Bandar Agung-Iso Rejo di Kecamatan Bunga Mayang, serta sejumlah ruas lain yang menjadi akses utama masyarakat.

Tak hanya jalan, beberapa proyek jembatan juga masuk dalam daftar pekerjaan tahun ini. Di antaranya pembangunan Jembatan Way Petangis di Desa Tanah Abang, Jembatan Way Umban pada ruas Puni Jaya, pemeliharaan jembatan gantung Karang Agung III, hingga penggantian Jembatan Way Baling di ruas Pagar-Tulung Singkip.

Keterlambatan proses tender dikhawatirkan berdampak pada mundurnya jadwal pekerjaan di lapangan. Semakin lama proses pengadaan berlangsung, semakin sempit pula waktu efektif yang dimiliki kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum akhir tahun anggaran.

Ironisnya, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) aspirasi senilai Rp13,7 miliar justru telah memasuki tahap pelaksanaan dan mulai dikerjakan di lapangan.

Perbedaan progres tersebut memunculkan pertanyaan terkait penyebab lambatnya proses tender paket APBD murni yang memiliki nilai jauh lebih besar. Hingga berita ini ditulis, pihak Barjas belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan tertundanya proses lelang tersebut.

Padahal, percepatan tender menjadi kunci agar program pembangunan berjalan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jika keterlambatan terus berlanjut, target peningkatan konektivitas serta pemerataan infrastruktur di Lampung Utara terancam kembali tersendat di meja birokrasi. (Red).

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Bupati Lampung Selatan Lantik 12 Pejabat Eselon II, Akhiri Kekosongan Jabatan Definitif di Sejumlah OPD

5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kantor Pertanahan Gandeng Pemkab Lampung Selatan Dorong Investasi dan Pengamanan Aset

4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Polri dan Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah

4 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Poto: Febrie Adriansyah

Diduga Gunakan Rangka Baja Oplosan, Proyek Revitalisasi Sekolah Rp642 Juta di Lamsel Disorot

23 Juli 2026 - 03:24 WIB

Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional Gantikan Nanik

22 Juli 2026 - 07:04 WIB

Story Trending Nasional