StoryTime.id, Lampung – Riak isu dugaan praktik monopoli media di tubuh organisasi KONI Lampung tampaknya mulai direspons serius oleh jajaran pimpinan. Wakil Ketua Bidang Humas KONI Lampung, Achmad Chrisna Putra, berencana mengumpulkan seluruh pengurus yang membidangi Humas dan Media untuk membahas persoalan yang belakangan menjadi sorotan publik.
Informasi rencana pertemuan tersebut terungkap dari pesan WhatsApp yang beredar di internal KONI Lampung. Dalam pesan itu, Chrisna Putra meminta izin kepada Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat (Togik), untuk menggelar rapat konsolidasi sekaligus evaluasi.
“Selamat siang. Izin Pak Ketum… Saya mengundang rekan-rekan bidang Media dan Humas untuk hadir di ruang Waketum IV pada hari Senin (17/11). Acara membahas kegiatan bidang Media dan Humas. Mohon kepada rekan-rekan bidang Media dan Humas untuk hadir tepat waktu. Terima kasih,” tulis Chrisna dalam pesan tersebut yang ditujukan kepada Ketua Umum KONI Lampung.
Rencana pertemuan ini dinilai sebagai langkah awal untuk melakukan penataan ulang pola kerja Humas dan hubungan media, setelah sebelumnya muncul kabar mengenai dugaan adanya monopoli pembagian kerja sama publikasi oleh segelintir oknum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KONI Lampung terkait agenda maupun langkah strategis apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun sejumlah pengurus berharap rapat ini dapat membuka ruang transparansi serta memperbaiki tata kelola publikasi agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Redaksi: StoryTime.id akan terus memantau dan menyampaikan perkembangan selanjutnya.






