KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

BGN Bangun 19.188 SPPG, Program Makan Bergizi Gratis Mulai Serentak 8 Januari 2026

Story TimeIDbadge-check


					Kepala BGN Dadan Hindayana.( Ist). Perbesar

Kepala BGN Dadan Hindayana.( Ist).

Soryy TIme.Id, Jakarta –  Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat telah membangun 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama tahun 2025 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada tahap awal pelaksanaan BGN hanya memulai dengan 190 SPPG untuk membangun fondasi layanan. Capaian tersebut menjadi pijakan awal pelaksanaan MBG pada tahun 2026.

Mulai 8 Januari 2026 BGN akan menjalankan kembali Program MBG secara serentak dan melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

” Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangan resmi di Jakarta, kamis.

Menurutnya, capaian sepanjang 2025 menjadi tonggak penting dalam pembangunan sistem pemenuhan gizi nasional yang berkelanjutan.

Dadan menegaskan kesiapan tersebut memungkinkan MBG memasuki 2026 dengan cakupan penerima manfaat yang besar sejak hari pertama, sekaligus memperluas ruang peningkatan kualitas layanan.

“Mulai 8 Januari 2026 MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat. Pada tahun 2026 MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi,” tuturnya di Lansir dari Antara.

Menurut Dadan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk membangun pola konsumsi sehat sejak dini, seiring target peningkatan jumlah penerima manfaat hingga 82,9 juta orang.

Editor: Story Time.Id

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Suara Generasi Muda di Musrenbang, Bupati Lampung Selatan Terharu

12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Lampung Menuju Panggung Nasional, Gubernur Sambut Kepercayaan Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

10 Februari 2026 - 14:52 WIB

Bupati Tanah Laut Terima Penghargaan SIWO Award

9 Februari 2026 - 07:22 WIB

Pemprov Banten Dorong Sport Tourism untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

8 Februari 2026 - 05:50 WIB

Lampung Ditunjuk sebagai Tuan Rumah Hari Pers Nasional dan Porwanas 2027

7 Februari 2026 - 12:14 WIB

Story Trending Berita