StoryTime.id. Pleno Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung secara resmi menetapkan H. Adi Kurniawan, SH., MH sebagai Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Lampung menggantikan Dr. Iskandar Zulkarnain yang kini menjabat Wakil Sekretaris Jenderal PWI Pusat.
Penetapan tersebut dilanjutkan dengan rapat Dewan Kehormatan PWI Lampung yang digelar Kamis (15/1/2026). Dalam rapat itu, Adi Kurniawan dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung.
Sekretaris DK PWI Lampung, H. Zahral Mutzaini, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat dan dituangkan dalam berita acara resmi.
“Rapat mengamanahkan Adi Kurniawan sebagai Ketua DK PWI Lampung,” ujar Zahral saat membacakan berita acara.
Pria yang akrab disapa Kak Adi itu dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta pengalaman organisasi yang memadai. Selain itu, ia juga dianggap masih memiliki energi dan komitmen kuat untuk menjaga marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DK, Adi Kurniawan menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran Dewan Kehormatan, khususnya dalam menjaga etika dan profesionalisme wartawan.
“Insya Allah, dengan sisa waktu yang ada, DK akan memberi warna dalam perputaran organisasi,” kata Adi.
Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, yang memimpin jalannya pleno, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengusulkan Surat Keputusan (SK) pergantian kepengurusan tersebut ke PWI Pusat. Pengusulan SK juga akan disertai penyesuaian struktur organisasi.
“Kita akan segera usulkan SK ke PWI Pusat. Sekaligus akan ada perubahan struktur di PWI Lampung, mengingat ada beberapa pengurus yang berhalangan tetap,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Penasihat PWI Lampung, H. Supriyadi Alfian, mengucapkan selamat atas terpilihnya Adi Kurniawan sebagai Ketua DK. Ia berharap kepengurusan PWI Lampung ke depan semakin solid dan mampu menjaga etika organisasi.
“Harapan saya, PWI Lampung semakin kompak dan tetap menjaga etika, baik sebagai pengurus organisasi maupun sebagai wartawan profesional,” pungkasnya. (Red).






