KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp268 Triliun Tetap Aman di Tengah Gejolak Global

Avatarbadge-check


					Foto: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Perbesar

Foto: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

StoryTime.id ​JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak ada pemangkasan anggaran untuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepastian ini muncul sebagai langkah antisipasi pemerintah dalam menjaga stabilitas program domestik di tengah tekanan ekonomi global yang kian dinamis.

​Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa alokasi dana untuk kesehatan masyarakat tersebut tetap berjalan sesuai rencana awal. Hal ini disampaikannya usai menghadiri rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Fokus pada Harmonisasi Program

​Dadan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut lebih difokuskan pada upaya sinkronisasi antar kementerian dan lembaga (K/L) yang mengelola anggaran besar, termasuk BGN.

​”Kami membahas harmonisasi anggaran yang perlu dilakukan untuk menyikapi situasi global saat ini,” ujar Dadan kepada media.

Komitmen APBN 2026

​Meski situasi ekonomi dunia sedang penuh tantangan, pemerintah berkomitmen menjaga pagu anggaran MBG sebesar Rp268 triliun untuk tahun anggaran 2026. Dadan memastikan angka ini tidak mengalami perubahan sesuai dengan kesepakatan dalam rapat koordinasi.

Status Anggaran: Tetap sesuai pagu APBN 2026.

​Target Utama: Pemenuhan gizi masyarakat melalui program MBG.

​Anggaran Pendukung: Pengadaan kendaraan operasional dan pendukung lainnya juga dinyatakan tidak mengalami perubahan.

​”Sementara ini kita tetap pada angka yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dalam APBN 2026. Belum ada perubahan, termasuk untuk anggaran di luar penyediaan makanan,” pungkasnya.

​Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menegaskan bahwa batas defisit APBN akan tetap dijaga di level 3%, kecuali jika terjadi krisis besar yang memaksa adanya penyesuaian radikal.

Redkasi: StoryTime.id

Reporter:  Ari

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

DPD Desak Izin Tambang Rakyat Way Kanan Dipercepat, Tersendat di Pemprov Lampung

1 April 2026 - 13:07 WIB

BGN Bantah Anggaran MBG Rp335 Triliun, Tegaskan Hanya Kelola Rp268 Triliun

1 April 2026 - 04:50 WIB

Liburan Hemat di Tepi Pantai! Grand Elty Krakatoa Tawarkan “April Hot Deals” Mulai Rp799 Ribu

30 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dari Lelah yang Disembunyikan, dr. Adilla Berdiri di Puncak Wisuda

30 Maret 2026 - 06:31 WIB

Dua Tokoh Nasional Kunjungi Grand Elty Krakatoa, Dorong Pariwisata Lampung Selatan

29 Maret 2026 - 13:53 WIB

Story Trending Berita