KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Empat Siswa SMPN 2 Kalianda Sembuh, RS Bob Bazar Pastikan Tidak Ada Indikasi Keracunan MBG

Avatarbadge-check


					Orang tua pasien Murid SMP 2 kalianda saat idorumah sakit Kalianda (poto istimewa) Perbesar

Orang tua pasien Murid SMP 2 kalianda saat idorumah sakit Kalianda (poto istimewa)

Serambi Lampung.com – Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda memastikan bahwa empat siswa SMPN 2 Kalianda yang sebelumnya sempat dirawat usai diduga mengalami keluhan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah diperbolehkan pulang.

Pihak rumah sakit menyampaikan, tiga dari empat siswa sudah tampak sehat dan bugar saat meninggalkan ruang perawatan. Kondisi mereka dinyatakan stabil setelah mendapat penanganan medis.

Para orang tua siswa menyampaikan apresiasi atas pelayanan cepat dan perhatian penuh dari pihak dapur penyedia makanan serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Semoga kejadian ini menjadi hikmah agar pelayanan makan bergizi bisa lebih baik ke depan,” ujar salah satu wali murid yang anaknya turut dirawat di RS Bob Bazar Kalianda.

Pihak rumah sakit maupun SPPG berkomitmen terus mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan bagi siswa tetap terjamin dengan baik.

Sebelumnya diberitakan Pihak Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda memastikan bahwa kondisi para siswa yang sempat dirawat usai diduga mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah membaik.

Humas RS Bob Bazar Kalianda, Ilham, menjelaskan bahwa dari lima siswa yang dibawa ke rumah sakit, hanya empat yang menjalani perawatan.

“Alhamdulillah, kondisi mereka sekarang sudah sehat. Saat masuk, para siswa mengeluh pusing dan mual,” ujar Ilham saat ditemui, Kamis.

Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit tidak memberikan vonis keracunan terhadap para pasien tersebut.

“Kalau kami langsung menyatakan keracunan, itu terlalu dini. Dari hasil observasi, anak-anak itu bahkan sudah ingin pulang. Jadi tidak tepat kalau disebut keracunan,” jelasnya.

Ilham juga menambahkan bahwa berbagai faktor bisa menyebabkan kondisi tersebut.

“Kalau bicara soal menu MBG, makanan itu diberikan kepada ribuan siswa. Kita tidak tahu apakah sebelum berangkat mereka sudah makan di rumah atau membeli jajanan. Artinya, penyebabnya bisa beragam,” katanya.

Editor: StoryTime.id 

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Atlet Karateka Lampung Bertarung di Thailand Open, Okada Bidik 4 Emas

11 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Bupati Lampung Selatan Lantik 12 Pejabat Eselon II, Akhiri Kekosongan Jabatan Definitif di Sejumlah OPD

5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kantor Pertanahan Gandeng Pemkab Lampung Selatan Dorong Investasi dan Pengamanan Aset

4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Polri dan Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah

4 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Poto: Febrie Adriansyah

Diduga Gunakan Rangka Baja Oplosan, Proyek Revitalisasi Sekolah Rp642 Juta di Lamsel Disorot

23 Juli 2026 - 03:24 WIB

Story Trending Daerah