KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Harga BBM Naik, Pasar Mobil Bekas Bergeser: Diesel Premium Lesu, LCGC dan EV Makin Diminati

Storyloversbadge-check


					Poto: Ilustrasi Perbesar

Poto: Ilustrasi

JAKARTA, StoryTime.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), terutama solar nonsubsidi yang melonjak signifikan dalam beberapa waktu terakhir, memicu perubahan besar di pasar kendaraan bekas nasional. Konsumen kini lebih selektif dalam memilih kendaraan dengan mempertimbangkan biaya operasional yang lebih efisien.

Dampak paling terasa terjadi pada segmen mobil diesel premium. Kendaraan populer seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner bekas mengalami penurunan minat yang cukup tajam.

Tingginya biaya bahan bakar membuat banyak calon pembeli menunda transaksi, sehingga harga jual kendaraan diesel bekas di sejumlah daerah dilaporkan turun hingga puluhan juta rupiah.

Pelaku usaha kendaraan bekas menyebutkan kondisi tersebut membuat perputaran stok mobil diesel melambat. Bahkan, sebagian pedagang memilih menahan unit karena pasar belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Sebaliknya, mobil bermesin kecil dan irit bahan bakar kini menjadi primadona. Segmen Low Cost Green Car (LCGC) dan city car mengalami peningkatan permintaan karena dianggap mampu menekan pengeluaran harian pengguna. Model seperti Honda Brio, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla menjadi kendaraan yang paling banyak diburu konsumen.

Selain itu, tren kendaraan elektrifikasi juga mulai terlihat di pasar mobil bekas. Mobil listrik (EV) dan hybrid semakin diminati sebagai alternatif transportasi yang dinilai lebih hemat biaya operasional dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Pengamat otomotif menilai pergeseran preferensi konsumen ini merupakan respons alami terhadap meningkatnya biaya energi. Selama harga BBM masih berada pada level tinggi, kendaraan hemat energi diperkirakan akan terus mendominasi pasar mobil bekas.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan harga terkini, membandingkan nilai pasar kendaraan, atau mencari unit yang sesuai dengan anggaran, dapat memanfaatkan berbagai platform jual beli kendaraan bekas dan dealer terpercaya yang menyediakan informasi harga secara berkala.

Editor:StoryTime 

Reporter: Ary/Anas.

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

PASI Lampung Gelar Kejurda Atletik, Gunawan Raka Targetkan Medali PON 2028

9 Juni 2026 - 11:30 WIB

KONI Pusat Resmi Rombak Pengurus KONI Lampung, Sekum hingga Kabid Berganti

8 Juni 2026 - 12:22 WIB

Pelaku Penusukan IRT di Kalianda Ditangkap Setelah Buron Hampir Tiga Bulan

7 Juni 2026 - 03:10 WIB

KONI Dorong Sertifikasi Pelatih untuk Jaga Prestasi Tenis Meja Lampung

6 Juni 2026 - 08:08 WIB

Polres Lampung Selatan Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara ke-80

6 Juni 2026 - 07:26 WIB

Story Trending Berita