StoryTime.id – Pendaftaran bakal calon Ketua PWI Lampung Selatan periode 2026–2029 resmi dibuka. Di hari pertama, Edwin Apriandi tampil sebagai pendaftar pertama. Sebuah langkah awal yang memberi sinyal keseriusan sekaligus keberanian mengambil tanggung jawab di tengah dinamika organisasi wartawan daerah.
Kehadiran Edwin di Sekretariat PWI Lampung Selatan bukan sekadar formalitas administrasi. Ia datang membawa pesan kebersamaan.
“Bersama kita bisa,” ucapnya singkat, namun sarat makna. Sebuah kalimat yang mencerminkan kebutuhan utama organisasi persatuan dan soliditas anggota.
PWI Lampung Selatan hari ini memang membutuhkan energi pemersatu. Di tengah tantangan profesi jurnalistik, tekanan ekonomi media, hingga tuntutan profesionalisme yang kian tinggi, organisasi wartawan dituntut hadir sebagai rumah bersama yang aman dan bermartabat.
Menariknya, Edwin tidak buru-buru berbicara soal kesejahteraan. Ia memilih menempatkan penguatan organisasi sebagai fondasi utama. Logika ini penting organisasi yang solid akan lebih kuat memperjuangkan kepentingan anggotanya.
Pendaftaran pertama ini tentu bukan akhir cerita. Konferkab masih akan diikuti dinamika, gagasan, dan adu visi dari para kandidat lainnya. Namun satu hal jelas, langkah Edwin Apriandi telah membuka ruang diskusi tentang arah PWI Lampung Selatan ke depan.
Siapapun yang terpilih nantinya, harapan publik Pers tetap sama yakni mampu membawa PWI Lamsel yang independen, profesional, dan mampu menjaga marwah jurnalisme. Dari langkah kecil hari ini, masa depan organisasi PWI Lamsel sedang dipertaruhkan.
Ditulis Redaksi StoryTime.ID






