StoryTime.id – PALUMA Nusantara Lampung Selatan menerima kunjungan balasan delegasi Timor Leste dalam program SPRINT (Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor Leste) yang berlangsung 11-13 Mei 2026.
Delegasi yang terdiri dari unsur pemerintah, organisasi masyarakat sipil, pengelola program, dan kelompok masyarakat dari Ainaro itu melakukan studi lapangan ke Desa Canti dan Desa Rajabasa, Lampung Selatan.
Di Desa Canti, rombongan melihat pengembangan usaha kue kering berbahan tepung pisang, sistem peringatan dini atau Early Warning Communication System (EWS), hingga kelompok sulam tapis yang dikelola organisasi penyandang disabilitas (OPDIS).
Sementara di Desa Rajabasa, delegasi meninjau pengelolaan Bank Sampah, usaha frozen food dan kue basah, serta budidaya madu trigona yang dikembangkan kelompok OPDIS sebagai sumber ekonomi alternatif masyarakat.
Perwakilan PALUMA Nusantara menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas negara dalam membangun masyarakat tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Perwakilan Department of Municipality Civil Society Ainaro, Jonato Dias de Araujo Xavier, mengapresiasi sambutan masyarakat Lampung Selatan. Menurutnya, berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diterapkan dapat menjadi inspirasi untuk dikembangkan di Timor Leste.
Kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka antara PALUMA Nusantara dan delegasi Timor Leste guna memperkuat kerja sama ke depan.
Reporter: Uyung
Editor: StoryTime






