StoryTime.id – Manajemen wisata Pantai Sanggar Beach Kalianda menyerahkan satu unit kendaraan kepada Rahayu, korban kehilangan mobil yang terjadi di kawasan wisata tersebut pada 1 April 2026 lalu.
Penyerahan kendaraan dilakukan langsung di kawasan Sanggar Beach pada Senin (26/5/2026) sebagai bentuk dukungan mobilitas sekaligus penyelesaian bersama antara pihak pengelola dan korban.
Owner Sanggar Beach, Yosef Fauzi, mengatakan pihaknya sejak awal berupaya menjaga komunikasi dengan korban dan mencari solusi secara kondusif.
“Hari ini kami bertemu dengan Mbak Ayu dan dari pihak Sanggar Beach sepakat memberikan dukungan satu unit kendaraan untuk membantu mobilitas korban kehilangan kendaraan yang terjadi pada 1 April 2026 lalu,” kata Yosef.
Menurut dia, kendaraan yang diberikan memiliki tipe yang kurang lebih serupa dengan mobil milik korban yang hilang.
“Saat ini kami memberikan bantuan satu unit mobil serupa dengan unit yang hilang pada saat itu. Secara teknis kami sepakat untuk penggantian unit,” ujarnya.
Selain menyerahkan kendaraan, manajemen Sanggar Beach juga berkomitmen meningkatkan sistem keamanan di kawasan wisata tersebut. Yosef menyebut pengelola akan memperketat pengawasan melalui penambahan kamera pengawas atau CCTV serta personel keamanan.
“Selaku manajemen Sanggar Beach, kami akan memperketat dan menambah sistem keamanan, mulai dari CCTV hingga penambahan staf keamanan,” katanya.
Ia memastikan pihak pengelola tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami berkomitmen menjaga komunikasi baik dengan pihak korban, mendukung proses hukum, serta terus melakukan pembenahan sistem keamanan demi kenyamanan seluruh pengunjung Sanggar Beach,” tutur Yosef.
Sementara itu, Rahayu mengapresiasi komunikasi dan langkah penyelesaian yang dilakukan pihak pengelola Sanggar Beach.
“Hari ini saya diundang oleh pihak manajemen Sanggar Beach dalam rangka penyerahan unit kendaraan untuk mobilisasi saya, dengan unit yang kurang lebih serupa dengan unit yang hilang,” kata Rahayu.
Ia mengatakan hubungan dengan pihak pengelola saat ini berjalan baik dan penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan.
“Alhamdulillah kami berhubungan baik dan berupaya untuk menyelesaikan semuanya secara kekeluargaan,” ujarnya.
Rahayu juga mengimbau masyarakat agar tidak merasa takut untuk berkunjung ke Sanggar Beach akibat peristiwa yang dialaminya.
“Untuk pengunjung Sanggar Beach, tidak perlu mencemaskan atau merasa takut. Apa yang terjadi kemarin adalah musibah dan musibah itu kita tidak pernah tahu terjadi di mana,” katanya.
Ia mengaku tetap menyukai suasana wisata di pantai tersebut.
“Kalau untuk Pantai Sanggar Beach sendiri, saya pribadi merekomendasikan. Pantainya dan kafenya saya suka,” tambahnya.
Terkait proses hukum, Rahayu menyebut masih ada pelaku lain yang sedang dalam pencarian pihak kepolisian.
“Informasinya sementara masih ada kawanan pelaku lain yang masih dicari, termasuk otak pelakunya. Untuk proses selanjutnya saya menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkasnya.(Red)






