StoryTime.id – Sorotan publik terhadap dugaan monopoli anggaran di tubuh Humas KONI Lampung terus mengemuka. Namun Wakil Ketua Umum Bidang Publikasi dan Media KONI Lampung, Achmad Chrisna Putra, memilih tidak memberikan penjelasan lebih rinci saat dimintai klarifikasi oleh sejumlah awak media.
Upaya wartawan untuk mendapatkan keterangan resmi justru berakhir tanpa jawaban memadai. Chrisna, yang selama ini dianggap sebagai pihak paling berwenang dalam pengelolaan anggaran publikasi kegiatan KONI Lampung, enggan memerinci persoalan yang menjadi perhatian publik tersebut.
“Berita ini kan sudah tayang dari hari Selasa kemarin dan saya juga sudah memberikan respon. Silakan aja kutip pemberitaan sebelumnya sehingga cukup penjelasannya,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, dikutip dari Bongkar Post, Jumat pagi (14/11/2025).
Sikap bungkam Chrisna dinilai tidak sejalan dengan semangat transparansi yang seharusnya dijunjung oleh lembaga publik seperti KONI Lampung, terlebih isu ini berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran organisasi yang bersumber dari dana daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari KONI Lampung mengenai mekanisme pengelolaan anggaran Humas maupun dugaan monopoli yang mencuat. Publik pun menantikan penjelasan yang lebih terbuka agar tidak terjadi simpang siur informasi.
Editor: StoryTime.id






