KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Tadarus Massal ASN hingga Santri, Kemenag Bidik 5.000 Khatam

Story TimeIDbadge-check


					Poto: ASN kemenag Lamsel ikuti tadarus masal ( dok kemenag ) Perbesar

Poto: ASN kemenag Lamsel ikuti tadarus masal ( dok kemenag )

STORYTIME.ID – Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan program Lampung Selatan Bertadarus ” Gerakan 5.000 Kali Khatam Al-Qur’an pada Senin, 23 Februari.

Program ini ditandai dengan tadarus bersama aparatur sipil negara Kemenag, siswa madrasah, serta unsur satuan kerja di aula terbuka kantor setempat.

Ketua Panitia, Indra Zul Qadri, menyatakan optimistis target 5.000 kali khatam dapat tercapai. Menurut dia, jumlah ASN di Kantor Urusan Agama dan madrasah, ditambah dukungan madrasah swasta, pondok pesantren, serta ribuan siswa madrasah, menjadi kekuatan utama gerakan ini.

“Dengan basis jamaah dan komunitas pendidikan yang besar, 5.000 kali khatam bukan angka yang mustahil. Ini juga menjadi upaya menyatukan semangat tadarus di Lampung Selatan,” kata Indra.

Kepala Kantor Kemenag Lampung Selatan, Ahmad Rifai, menegaskan program tersebut tidak semata mengejar capaian numerik. Ia menyebut gerakan ini sebagai ikhtiar membangun budaya Qurani di tengah masyarakat. “Yang terpenting adalah menanamkan kebiasaan bertadarus dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program ini diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Firmansyah. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif Kemenag. Gerakan bertadarus dinilai sejalan dengan pembangunan karakter dan moral masyarakat, selain pembangunan fisik.

Gerakan Lampung Selatan Bertadarus dijadwalkan berlangsung sepanjang Ramadan. Setiap ASN, siswa madrasah, santri, dan anggota majelis taklim diminta mencatat jumlah juz yang dibaca melalui mutabaah harian. Data tersebut direkap untuk mendukung pencapaian target 5.000 kali khatam.

Melalui program ini, Kemenag Lampung Selatan menegaskan komitmennya menghadirkan kegiatan keagamaan yang bersifat partisipatif dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat di Lampung Selatan. (Rls)

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

DPD Desak Izin Tambang Rakyat Way Kanan Dipercepat, Tersendat di Pemprov Lampung

1 April 2026 - 13:07 WIB

BGN Bantah Anggaran MBG Rp335 Triliun, Tegaskan Hanya Kelola Rp268 Triliun

1 April 2026 - 04:50 WIB

Liburan Hemat di Tepi Pantai! Grand Elty Krakatoa Tawarkan “April Hot Deals” Mulai Rp799 Ribu

30 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dari Lelah yang Disembunyikan, dr. Adilla Berdiri di Puncak Wisuda

30 Maret 2026 - 06:31 WIB

Dua Tokoh Nasional Kunjungi Grand Elty Krakatoa, Dorong Pariwisata Lampung Selatan

29 Maret 2026 - 13:53 WIB

Story Trending Berita