KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Arus Balik Kian Padat, ASDP Imbau Hindari Perjalanan di Tanggal Puncak

Avatarbadge-check


					Poto; Kendaraan Pemudik memasuki Kapal di Pelabuhan Bakauheni Lampung 
(Dok Hunas ASDP) Perbesar

Poto; Kendaraan Pemudik memasuki Kapal di Pelabuhan Bakauheni Lampung (Dok Hunas ASDP)

LAMSEL, STORYTIME.ID Arus balik Lebaran dari Sumatera menuju i memasuki fase krusial. Setelah sempat melandai, pergerakan pemudik kembali meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 28–29 Maret 2026.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, hingga 26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sekitar 49 persen pemudik telah kembali ke Jawa. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut kondisi ini sebagai fase konsolidasi menuju puncak arus balik.

“Pergerakan arus balik meningkat bertahap dan akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat. Kami memastikan kesiapan operasional optimal serta mengimbau masyarakat menghindari periode puncak,” ujar Heru.

Data menunjukkan, jumlah penumpang yang telah kembali ke Jawa pada periode 22–26 Maret mencapai 444.223 orang atau sekitar 49 persen dari total arus mudik sebanyak 898.864 orang. Sementara kendaraan yang telah menyeberang kembali tercatat 118.297 unit atau 49 persen dari total 239.920 unit saat mudik.

Dengan masih tersisa sekitar 51 persen pengguna jasa yang belum kembali, potensi lonjakan arus diperkirakan terjadi dalam waktu berdekatan. Untuk mengantisipasi hal itu, ASDP menerapkan pola operasi adaptif, termasuk skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal.

Pengendalian arus juga dilakukan melalui sistem delaying dan pengalihan kendaraan di sejumlah titik penyangga, baik di Merak maupun Bakauheni, untuk mencegah penumpukan di pelabuhan.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan pihaknya juga mendorong distribusi perjalanan melalui kebijakan tarif. Diskon tarif jasa pelabuhan hingga 100 persen diberlakukan pada 12–31 Maret 2026 di sejumlah lintasan.

Selain itu, masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy yang dapat diakses hingga H-60 sebelum keberangkatan.

“Kami mengimbau pengguna jasa menghindari calo dan datang sesuai jadwal agar perjalanan lebih lancar,” ujar Windy.

Berdasarkan data Posko Bakauheni, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 878.773 orang atau naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan tercatat 208.688 unit atau meningkat 21,8 persen.

Dengan peningkatan trafik tersebut, ASDP memastikan pengelolaan arus balik dilakukan secara terukur dengan fokus pada kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.

Editor: StoryTime.id 

Sumber: ASDP Bakau Heni

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Polisi Selidiki Pencurian Mobil Pengunjung di Pantai Sanggar

1 April 2026 - 16:55 WIB

DPD Desak Izin Tambang Rakyat Way Kanan Dipercepat, Tersendat di Pemprov Lampung

1 April 2026 - 13:07 WIB

BGN Bantah Anggaran MBG Rp335 Triliun, Tegaskan Hanya Kelola Rp268 Triliun

1 April 2026 - 04:50 WIB

Liburan Hemat di Tepi Pantai! Grand Elty Krakatoa Tawarkan “April Hot Deals” Mulai Rp799 Ribu

30 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dari Lelah yang Disembunyikan, dr. Adilla Berdiri di Puncak Wisuda

30 Maret 2026 - 06:31 WIB

Story Trending Berita