STORYTIME.ID – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyiapkan 57 unit kapal dan 7 dermaga untuk melayani arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Samba, mengatakan total kapal yang dioperasikan pada angkutan Lebaran 2026 mencapai 75 unit.
Rinciannya, 57 unit beroperasi di Pelabuhan Bakauheni, 12 unit melayani lintasan Pelabuhan Ciwandan–Pelabuhan Wika Beton, serta 6 unit di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).
“Untuk dermaga di Pelabuhan Bakauheni tersedia 7 unit, terdiri dari 5 dermaga reguler dan 2 dermaga eksekutif. Tahun ini kami tetap menerapkan single tarif, artinya tarif kapal eksekutif sama dengan kapal reguler,” kata Partogi saat Jumpa Pers dan Silaturahmi Bersama Media, Kamis (5/3/2026).
ASDP juga menetapkan posko mudik Lebaran 2026 mulai beroperasi pada 13–31 Maret 2026. Kendaraan yang diperbolehkan masuk ke Pelabuhan Bakauheni meliputi sepeda motor, mobil pribadi, pick up, bus, serta penumpang pejalan kaki.
“Sementara kendaraan besar seperti truk dan fuso akan dialihkan melalui Pelabuhan BBJ, Wika Beton, dan SMK sebagai pelabuhan alternatif,” ujarnya didampingi Humas ASDP Cabang Bakauheni, Andi Kurniawan.
Pada arus mudik Lebaran 2026, ASDP memprediksi terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 2,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total penumpang—termasuk di dalam kendaraan—mencapai 1.253.270 orang.
“Hingga kini kami terus mematangkan persiapan fasilitas, baik di pelabuhan maupun di atas kapal, sesuai standar pelayanan agar pelayanan mudik berjalan maksimal,” tegas Partogi. (Red)






