KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Bupati Egi: Kalau Ada yang Ngaku Orang Dekat Saya, Cek Langsung!

Avatarbadge-check


					Poto: Bupati Egi bersama Kepala sekolah dan pemgawas se-Kabupaten Lamsel.(kmf). Perbesar

Poto: Bupati Egi bersama Kepala sekolah dan pemgawas se-Kabupaten Lamsel.(kmf).

StoryTime.id – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah agar tidak bermain-main dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Egi menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip siswa, apalagi menggunakan nama pejabat daerah untuk meloloskan calon peserta didik tertentu. Ia meminta seluruh kepala sekolah berani menolak segala bentuk intervensi.

Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Bupati Egi melalui pesan tegas: “No Titip, No Jastip, Transparan dan Objektif.”

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (21/5/2026), di hadapan kepala sekolah, pengawas, dan jajaran pendidikan se-Kabupaten Lampung Selatan.

“Kadang-kadang ada yang mengaku saudara bupati atau tim sukses bupati, padahal belum tentu benar. Jangan mudah percaya. Kalau ada yang mengatasnamakan saya, silakan konfirmasi langsung,” tegas Egi.

Bupati muda itu menekankan, dunia pendidikan tidak boleh dikotori praktik-praktik titipan yang merusak rasa keadilan masyarakat. Menurutnya, seluruh proses penerimaan siswa harus berjalan bersih, terbuka, dan berdasarkan aturan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan para kepala sekolah agar menjaga integritas dan tidak takut menghadapi tekanan dari pihak manapun.

“Kalau ada yang coba intervensi, laporkan. Jangan sampai sekolah menjadi tempat praktik orang-orang yang ingin mencari keuntungan atau kedekatan,” ujarnya.

Egi menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan ingin memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama dalam mengakses pendidikan tanpa diskriminasi dan tanpa jalur belakang.

Penandatanganan pakta integritas itu menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan pelaksanaan SPMB 2026 yang bersih, jujur, transparan, dan bebas titipan. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Bupati Lampung Selatan Lantik 12 Pejabat Eselon II, Akhiri Kekosongan Jabatan Definitif di Sejumlah OPD

5 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kantor Pertanahan Gandeng Pemkab Lampung Selatan Dorong Investasi dan Pengamanan Aset

4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Polri dan Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Febrie Adriansyah

4 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Poto: Febrie Adriansyah

Diduga Gunakan Rangka Baja Oplosan, Proyek Revitalisasi Sekolah Rp642 Juta di Lamsel Disorot

23 Juli 2026 - 03:24 WIB

PWI Pusat Ingatkan Hotman Paris, Pembelaan Klien Tak Boleh Lecehkan Wartawan

18 Juli 2026 - 01:16 WIB

Story Trending Berita