KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Berita

Di Balik Prestasi Atlet, Riagus Ria Menyusuri Luka Fasilitas Olahraga Lampung

Story TimeIDbadge-check


					Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria saat meninjau sejumlah fasilitas olah raga di KONI Lampung ( dok Humas KONI Lampung) Perbesar

Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria saat meninjau sejumlah fasilitas olah raga di KONI Lampung ( dok Humas KONI Lampung)

StoryTime.Id –  Pagi itu, PKOR Wayhalim tak sekadar menjadi pusat latihan. Ia berubah menjadi ruang refleksi. Di antara dinding sasana yang mulai kusam dan peralatan latihan yang tak lagi prima, Wakil Ketua II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria, melangkah pelan, menyapa, mengamati, dan mencatat.

Selasa (20/1/2026), Riagus memilih turun langsung. Bukan dari balik meja rapat, melainkan dari lantai tempat para atlet Lampung meneteskan keringat dan menggantungkan mimpi. Satu per satu sasana ia kunjungi. Dari situ, kenyataan tak bisa disembunyikan: banyak fasilitas olahraga yang kondisinya jauh dari kata ideal.

“Ini pusat kegiatan olahraga kita,” ujarnya lirih namun tegas, sembari memandangi salah satu ruang latihan. “Tapi masih banyak yang kurang layak.”

Bagi Riagus, kondisi fasilitas bukan sekadar soal bangunan atau alat. Ia melihatnya dari sudut pandang atlet—mereka yang setiap hari berlatih dengan keterbatasan, namun tetap diminta berprestasi di level nasional bahkan internasional. Di tempat-tempat inilah bakat-bakat Lampung ditempa, namun ironisnya, belum sepenuhnya ditopang sarana yang memadai.

Hasil tinjauan lapangan menunjukkan banyak kebutuhan mendesak: peralatan yang usang, lantai latihan yang perlu perbaikan, hingga ruang latihan yang tidak lagi nyaman. Riagus menyayangkan hal tersebut, sebab PKOR Wayhalim seharusnya menjadi jantung pembinaan olahraga daerah.

“Kalau fasilitasnya baik, atlet akan lebih termotivasi. Prestasi itu bukan hanya soal latihan keras, tapi juga lingkungan yang mendukung,” katanya.

Namun kunjungan itu bukan sekadar menemukan masalah. Riagus memastikan KONI Lampung tak akan berpaling. Melalui Bidang II, pihaknya segera menghimpun data kerusakan dan kekurangan sarana dari berbagai cabang olahraga sebagai dasar langkah konkret.

Tahun 2026, kata Riagus, harus menjadi titik awal pembenahan serius. Renovasi dan peningkatan fasilitas akan masuk dalam prioritas utama program kerja KONI Lampung. Tujuannya sederhana namun fundamental: memastikan atlet berlatih dengan aman, nyaman, dan bermartabat.

“Ini masukan penting bagi kami. Apa yang kami lihat hari ini akan menjadi prioritas perbaikan tahun ini. Atlet kita berhak berlatih di tempat yang layak,” pungkasnya.

Di balik sorotan prestasi dan podium kemenangan, ada lantai latihan yang retak, alat yang menua, dan ruang yang butuh perhatian. Dan pagi itu, di PKOR Wayhalim, Riagus Ria memilih berdiri di sana mendengar suara sunyi yang kerap luput dari sorak sorai kemenangan.

Editor : Syambara

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Suara Generasi Muda di Musrenbang, Bupati Lampung Selatan Terharu

12 Februari 2026 - 10:07 WIB

Lampung Menuju Panggung Nasional, Gubernur Sambut Kepercayaan Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

10 Februari 2026 - 14:52 WIB

Bupati Tanah Laut Terima Penghargaan SIWO Award

9 Februari 2026 - 07:22 WIB

Pemprov Banten Dorong Sport Tourism untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

8 Februari 2026 - 05:50 WIB

Lampung Ditunjuk sebagai Tuan Rumah Hari Pers Nasional dan Porwanas 2027

7 Februari 2026 - 12:14 WIB

Story Trending Berita