KPK Jalin Kerja Sama Antikorupsi dengan Kiribati, Perkuat Jejaring Asia Pasifik Ketua KPK: Korupsi Bukan Sekadar Masalah Hukum, tapi Masalah Moral dan Integritas KPK Sita 44 Bidang Tanah di Karanganyar Terkait Kasus Pemerasan di Kemenaker Ratusan Pelajar di Bandung Barat Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Sembilan Laga Seru Warnai Pekan Ini di Indonesia Super League Pentingnya Komunikasi Strategis dan Transformasi Digital dalam Penguatan Reputasi DPR

Daerah

Konsolidasi Dakwah Lampung, Imam Hanafi Pimpin DDII Lampung Utara

Storyloversbadge-check


					Poto: 15 ketua daerah dilantik Dewan Da’wah (ist). Perbesar

Poto: 15 ketua daerah dilantik Dewan Da’wah (ist).

StoryTime.id  – Konsolidasi gerakan dakwah di Provinsi Lampung memasuki babak baru. Hal itu ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia kabupaten/kota se-Lampung masa khidmat 2026–2030 di Gedung Pusiban, Sabtu (25/4/2026).

Sebanyak 15 ketua daerah dilantik dalam agenda tersebut. Salah satunya Imam Hanafi yang dipercaya memimpin Dewan Da’wah Kabupaten Lampung Utara.

Pelantikan ini tak sekadar seremoni. Pengurus menegaskan fokus pada penguatan koordinasi lintas wilayah. Lampung Utara dinilai menjadi salah satu daerah strategis karena menghadapi tantangan sosial-keagamaan yang cukup kompleks.

Imam Hanafi mengatakan akan memulai kepemimpinannya dengan konsolidasi internal melalui rapat kerja daerah. Program yang disusun akan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami akan menyusun langkah kerja yang terukur sesuai AD/ART organisasi, sekaligus memperkuat peran dakwah di tengah masyarakat,” kata Imam.

Ia menyebut, sejumlah program prioritas meliputi menghidupkan kembali aktivitas masjid, pengajian, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan.

Selain itu, Imam menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi lintas elemen.

“Penguatan ukhuwah dan kolaborasi menjadi kunci agar dakwah bisa menyentuh langsung kebutuhan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ketua Dewan Da’wah Provinsi Lampung Ahmad Yani Marjas mengatakan tantangan umat saat ini semakin kompleks. Mulai dari maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga persoalan moral generasi muda.

Karena itu, ia meminta kepemimpinan di tingkat daerah mampu menerjemahkan program dakwah menjadi aksi nyata di lapangan.

Salah satu pendekatan yang didorong adalah program “1 Desa 1 Dai 1 Polisi” untuk memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan sosial dan keagamaan.

Sementara itu, panitia pelaksana Gemilang Rahmatullah menyebut pelantikan ini menjadi momentum penyatuan visi gerakan dakwah di Lampung.

“Konsolidasi ini penting agar arah gerakan sama dan dampaknya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui perwakilan gubernur juga menyatakan dukungan terhadap kolaborasi dengan Dewan Da’wah dalam menangani persoalan sosial serta menjaga harmoni di tengah masyarakat. (Rls)

Facebook Comments Box

Berita Lainnya

Bulog Lampung Selatan Sembelih 10 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H

28 Mei 2026 - 09:24 WIB

Kapolres Lamsel Pimpin  Penyembelihan 10 Sapi dan 2 Kambing Kurban untuk Masyarakat

27 Mei 2026 - 06:46 WIB

Sanggar Beach Serahkan Mobil Pengganti kepada Korban Pencurian Kendaraan

26 Mei 2026 - 23:35 WIB

Wujud Pemasyarakatan Humanis, Lapas Kalianda Salurkan Bantuan Sosial untuk Tahanan

25 Mei 2026 - 12:30 WIB

Gedung Dewan Kesenian Lampung Selatan Rusak dan Terbengkalai, Komitmen Pelestarian Budaya Dipertanyakan

25 Mei 2026 - 01:59 WIB

Story Trending Berita