StoryTime.ID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menegaskan pentingnya komunikasi strategis dan transformasi digital dalam memperkuat legitimasi serta reputasi lembaga legislatif di mata publik. Menurutnya, arah kebijakan pimpinan DPR RI saat ini menekankan transformasi kelembagaan yang harus diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat Jenderal DPR RI di berbagai level.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Semua harus mempersiapkan diri dan lebih aktif menyampaikan pesan serta kinerja DPR kepada publik agar masyarakat mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh Dewan,” ujar Indra kepada Parlementaria di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa komunikasi digital menjadi kunci dalam menjawab tantangan era keterbukaan informasi publik. Menurutnya, masyarakat saat ini dapat dengan mudah menilai kinerja lembaga melalui berbagai platform media sosial dan kanal digital lainnya.
“Karena itu, DPR harus mampu memanfaatkan kanal-kanal digital secara optimal untuk menyampaikan aktivitas dan hasil kerja yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Indra juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam mewujudkan keselarasan pesan komunikasi publik DPR. Ia menekankan bahwa penyampaian informasi harus dilakukan secara terintegrasi agar pesan yang sampai ke publik memiliki bobot dan semangat yang sama.
“Kolaborasi menjadi sangat penting agar setiap informasi yang disampaikan memiliki arah komunikasi yang sejalan. Semua alat kelengkapan Dewan dan jajaran Sekretariat harus memiliki kerangka berpikir yang sama,” tegasnya.
Indra menambahkan bahwa setiap unit di lingkungan Setjen DPR RI dapat berinovasi dan berkreasi dalam penyampaian pesan, namun tetap harus menjaga keseragaman substansi dan arah komunikasi.
“Bisa dengan berbagai bentuk dan cara, tetapi bobotnya harus sama. Itu yang akan memperkuat citra dan reputasi DPR RI di mata masyarakat,” pungkasnya.






