StoryTime.id — Nama Revii Ahmed, yang memiliki nama asli Muhammad Fahlevi, menjadi salah satu sosok musisi yang terus menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air.
Lahir di Tangerang pada 21 Mei 1988, Revii dikenal sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu yang memiliki karakter vokal kuat dan emosional.
Sejak muda, Revii telah menaruh minat besar pada dunia musik.
Hobi menulis lagu dan bernyanyi menjadi fondasi utama dalam perjalanan kariernya. Bakat tersebut terus diasah hingga membawanya terjun secara profesional ke industri musik.
Dalam perjalanan kariernya, Revii Ahmed sempat dikenal sebagai salah satu mantan vokalis Elkasih Band Legacy. Pengalaman tersebut menjadi batu loncatan penting yang membentuk karakter bermusiknya hingga saat ini.
Tak hanya aktif di panggung musik, karya Revii juga merambah industri perfilman. Salah satu lagunya dipercaya menjadi soundtrack film produksi Falcon Pictures dan Max Pictures berjudul “Ajari Aku Mengenal Duniamu”, yang dibintangi oleh Tissa Biani dan Junior Roberts.
Keterlibatan ini semakin memperkuat kiprahnya sebagai musisi yang mampu menghadirkan karya dengan nuansa emosional yang kuat.
Sebagai solois, Revii Ahmed juga terus produktif merilis karya. Beberapa lagu yang telah dirilis antara lain “Takdir Cinta” dan “Sejujurnya”, yang mendapat respons positif dari pendengar karena liriknya yang menyentuh dan dekat dengan pengalaman banyak orang.
Biodata Singkat
Nama lengkap: Muhammad Fahlevi
Nama panggung: Revii Ahmed
Tempat, tanggal lahir: Tangerang, 21 Mei 1988
Profesi: Penyanyi, penulis lagu
Hobi: Menulis lagu, bernyanyi
Genre musik: Pop (emosional/romantis)
Perjalanan Karier
Mantan vokalis Elkasih Band Legacy
Mengisi soundtrack film “Ajari Aku Mengenal Duniamu” (Falcon Pictures & Max Pictures)
Aktif sebagai solois di industri musik Indonesia Diskografi (Solo) dengan lagu berjudul : Takdir Cinta dan Sejujurnya
Dengan konsistensi dalam berkarya dan eksplorasi di berbagai lini industri hiburan, Revii Ahmed terus menegaskan dirinya sebagai musisi yang patut diperhitungkan. Ke depan, ia diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi makna bagi penikmat musik Indonesia
Esitor: StoryTime.id






