LAMSEL, STORYTIME.ID – Arus balik Lebaran 2026 masih terasa di sejumlah titik strategis di Lampung Selatan. Meski suasana hari raya mulai mereda, aktivitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman masih cukup tinggi.
Menyikapi kondisi tersebut, Polres Lampung Selatan tetap mengintensifkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) usai berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Sebanyak 372 personel diterjunkan untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus balik. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menegaskan bahwa pengamanan tidak berhenti meski operasi terpusat telah usai.
“Pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, kami melaksanakan KRYD. Arus balik masih berlangsung dan aktivitas masyarakat masih tinggi, sehingga pengamanan kami lanjutkan hingga 30 Maret 2026,” kata Toni.
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, jajaran juga mengedepankan langkah preventif dan penegakan hukum.
“Selain pengaturan lalu lintas dan patroli preventif, kami juga mengedepankan satgas gakkum untuk menindak pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Pengamanan difokuskan di titik-titik dengan mobilitas tinggi, seperti Pelabuhan Bakauheni, ruas tol, jalur lintas tengah dan timur, kawasan hiburan rakyat, hingga Bandara Radin Inten II.
Di tengah tugas tersebut, para personel tetap menjalankan pengabdian meski harus menunda momen kebersamaan dengan keluarga saat Lebaran. Mereka memastikan masyarakat dapat kembali ke tujuan dengan aman dan lancar.
Polres Lampung Selatan menegaskan akan terus hadir menjaga situasi kamtibmas hingga kondisi benar-benar kembali normal dan kondusif.
Editor: StoryTime.id






